Sedikit
penjelasan, mengenai judul tulisan
kali ini, hijrah bukan berarti harus lekat dengan urusan keagamaan.
Namun, hijrah itu sendiri berarti pindah, atau perpindahan. Lalu,
apa maksud
dari kata hijrah alias perpindahan itu sendiri? Dan, apa pentingnya perpindahan untuk mencapai kesuksesan? Baik, sebentar lagi kita akan tahu jawabannya.
dari kata hijrah alias perpindahan itu sendiri? Dan, apa pentingnya perpindahan untuk mencapai kesuksesan? Baik, sebentar lagi kita akan tahu jawabannya.
Yang perlu kita ketahui ialah,
sejatinya, kita sebagai manusia itu akan terus dan
akan selalu berpindah. Pindah dari tempat satu ke tempat lainnya.
Dari suatu kebiasaan ke kebiasaan lain. Setiap hal
dalam tiap inci variabel kehidupan. Terus, hingga meninggal pun kita melakukan perpindahan. Pindah alam.
dalam tiap inci variabel kehidupan. Terus, hingga meninggal pun kita melakukan perpindahan. Pindah alam.
Dalam berusaha
mencapai kesuksesan pun, selain melakukan pergerakan,
aksi, kita juga wajib melakukan perpindahan. Walaupun begitu,
sebetulnya sudah berani aksi pun itu juga merupakan suatu
perpindahan. Pindah dari zona nyaman ke zona yang tak nyaman sama sekali dan penuh tantangan. Pokoknya keluar dari zona nyaman itu penuh sensasi, deg-deg-an tiap hari. Namun terdapat kepuasan
tersendiri. Udah, aksi gih, jangan baca buku terus!
perpindahan. Pindah dari zona nyaman ke zona yang tak nyaman sama sekali dan penuh tantangan. Pokoknya keluar dari zona nyaman itu penuh sensasi, deg-deg-an tiap hari. Namun terdapat kepuasan
tersendiri. Udah, aksi gih, jangan baca buku terus!
Selain dari pada
itu, walaupun sudah dapat pindah dengan keluar
dari zona nyaman, kita juga wajib benar-benar pindah ketika
berusaha. Artinya, kita harus menunjukkan perkembangan,
kemajuan, dan hasil atas apa yang kita usahakan. Kalau hanya mentok alias stuck di situ-situ saja, itu artinya usaha kita sia-sia, karena tak ada perkembangan dan kemajuan, alias perpindahan.
kemajuan, dan hasil atas apa yang kita usahakan. Kalau hanya mentok alias stuck di situ-situ saja, itu artinya usaha kita sia-sia, karena tak ada perkembangan dan kemajuan, alias perpindahan.
Kita dapat belajar dari salah satu
rumus ilmu fisika
tentang usaha. Apa isi rumus tersebut? Berikut adalah isinya:
W=F.s
Dimana:
W = Usaha
F = Gaya
s = Perpindahan
Dimana:
W = Usaha
F = Gaya
s = Perpindahan
Berdasarkan
rumus isika tentang usaha di atas, mari kita coba praktikkan
dalam kehidupan nyata dengan menyelesaikan sebuah soal.
Berikut soalnya, mari kita selesaikan.
Sebuah mobil berwarna merah di pinggir jalan berhenti karena
mogok,
dan harus diisi dengan bahan bakar. Namun, stasiun
pengisian
bahan bakar baru dapat ditempuh sekitar 50 meter
lagi. Terpaksa si pengendara mobil merah tersebut harus mendorongnya. Mobil tersebut didorong dengan gaya 100, dan mobil melakukan perpindahan sejauh 0 (nol) meter. Sekarang, mari kita hitung, berapa usaha yang dilakukan oleh pengendara mobil tersebut?
lagi. Terpaksa si pengendara mobil merah tersebut harus mendorongnya. Mobil tersebut didorong dengan gaya 100, dan mobil melakukan perpindahan sejauh 0 (nol) meter. Sekarang, mari kita hitung, berapa usaha yang dilakukan oleh pengendara mobil tersebut?
Dengan
menggunakan rumus isika yang telah kita lihat di atas,
mari kita selesaikan soal tersebut.
Jika:
F=100
s=0
Maka:
W=100 . 0
W=0
F=100
s=0
Maka:
W=100 . 0
W=0
Coba kita lihat,
berdasarkan hasil penyelesaian soal di atas menggunakan
rumus fisika, ternyata usaha
yang dilakukan si pengendara mobil tersebut ialah nol, atau berarti
bahwa pengendara tersebut tak melakukan usaha apa-apa. Kok
bisa? Tentu saja, karena apa? Karena mobil tersebut tak
beranjak sama sekali dari tempatnya. Perpindahannya nol, alias tak
berpindah.
Perpindahan mutlak diperlukan ketika berusaha
Bayangkan saja,
jika contoh soal di atas kita releksikan dalam kehidupan
nyata tentang pencapaian tujuan hidup di dunia. Kita sudah
bekerja keras, siang sampai malam, dengan keringat bercucuran,
namun jika kita tak dapat menunjukkan perubahan nasib yang
berarti, atau nasib dan pencapaian kita hanya di situ-situ saja, tak ada
perubahan, itu artinya usaha kita sia-sia. Sakitnya tuh di
sini
Jika kita lihat dari penyelesaian soal di atas, hal tersebut dapat dijadikan warning bagi diri kita, bahwa,
jika kita berusaha, layaknya kita harus benar-benar berusaha dan
mendapatkan hasil yangmaksimal. Ada banyak sekali di antara kita yang hanya bekerja sekadar mengikuti roda rutinitas yang ada. Hidupnya berputar hanya di situ-situ saja. Kemasannya saja ia sibuk dan berusaha kesana
kemari, namun ternyata dia sedang terjebak di dalam roda hamster yang hanya berlari tak berpindah kemana-mana. Kita wajib waspada, hati-hati dan mawas diri. Jangan sampai itu terjadi

Komentar
Posting Komentar