Pertandingan babak 16 besar liga
champions yang mempertemukan juara bertahan Real Madrid vs Ajax Amsterdam rabu
(6/3/2019) dini hari berjalan cukup
menarik, berstatus tuan rumah dengan modal kemengan 1-2 di leg pertama di
stadion Amsterdam Arena tidak membuat anak asuh Eric ten Hag patah semangat.
tim tamu yang sama-sama berambisi lolos ke fase berikutnya, terbukti pada babak
pertama tim tamu sudah unggul 0-2 sehingga menjadikan agregat sementara (2-3). pada
babak kedua tim masih melakukan jual beli serangan namun dewi fortuna pada pertandingan kali ini lebih berpihak kepada tim tamu. Tidak
tanggung – tanggung tim tamu menambah keunggulan 2 gol sementara tuan rumah
hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalaui gol yang di cetak marco asensio.
hingga pertandingan berahir skor 1-4 untuk kemenangan tim tamu. dengan hasil
itu Ajax Amsterdam memastikan lolos ke babak perempat final dengan agregat
(3-5).
Kegagalan
Real Madrid menembus babak 16 besar liga champions menjadi kekecewaan
tersendiri bagi pemain dan pendukung setianya, Berstatus sebagai juara bertahan
tiga kali berturut-turut dan menjadikannya sebagai klub tersukses di pagelaran
akbar liga champions dengan 13 koleksi terofi si kuping besar harus
meninggalkan kompotesi lebih awal. Tidak sampai di sini pada sebelumnya madrid
juga kehilangan terofi copa del rey setalah di permalukan oleh musuh
bebuyutannya Fc Barcelona. Di kancah La liga Real Madrid kini bertengger di
urutan ke ketiga dengan koleksi 48 poin terpaut 12 poin dari pimpinan klasemen
Barcelona. dengan sisa 12 pertandingan musim ini mampukah Real Madrid mengejar
ketertinggalan atas barcelona dan keluar sebagai juara dengan 12 pertandinga
tersisa? Lalu faktor apa yang membuat Real Madrid kesulitan dalam melakoni
kompetisi musim ini?
Semua
pertanyaan itu seolah-olah menggambarkan mengapa semua itu terjadi pada Real
madrid yang musim lalu sangat superior dan musim ini tidak berbanding lurus
dengan kesuksesan musim-musim sebelumnya. Barangkali ada pelajaran praktis yang
bisa di ambil dari tersingkirnya Real Madrid dalam mengarungi
kompetisi-kompetisi dalam kehidupan sehari-hari.
Ya itulah kompetisi ada yang menang dan ada
yang kalah, tidak bisa di prediksi melalui hitungan matematis. pemahaman seperti
itu penting kita tanamkan bagi kita untuk berkompetisi dalam hidup sehingga bisa
membentuk pemahaman dan pola fikir yang benar akan hakikat sebuah kompetisi.
Kalah
– menang merupakan sebuah hal yang yang
lazim dalam suatu pertandingan. Dengan demikian Lantas apa yang harus
dilakukan; kunci utamanya adalah harus berjiwa besar dan siap menerima
kekalahan karena pada dasarnya kekalahan bukanlah sebuah kegagalan akan tetapi
kita dituntut untuk melakukan evaluasi barangkali ada kesalahan – kesalahan
yang di perbuat sehingga mampu bangkit dan kembali bersaing. Bagi pemenang merayakan kemenangan boleh-boleh saja, akan
tetapi yang terpenting adalah hargai lawan-lawan yang sudah dikalahkan, mungkin
hari ini kita keluar sebagai pemenang siapa tahu besok keluar sebaliknya. Sama
halnya dalam kompetisi demokrasi bagi mereka yang ikut berpartisipasi hendaknya
merangkul kembali lawan-lawan dikalahkan yang berseberangan ajaklah mereka
bersatu untuk memajukan Indonesia tercinta ini.
Dari
tersingkirnya Real Madrid kita kembali mendapat pelajaran berharga bahwa hasil
akhir tidak tidak bisa di tentukan dengan hitungan matematis, memang dari
hitungan matematis serta didasari sederet pemain-pemain berkualitas seharusnya
madrid keluar sebagai pemenang tapi faktanya hasil akhir tidak bisa di tentukan
dengan itu semua. Hasil pertandingan yang demikian satidaknya mampu menyadarkan
kita bahwa dalam menjalani kompetisi hidup kita tidak boleh jemawa dan arogan
juga tidak dibenarkan memandang sebelah mata orang lain yang posisinya lebih
rendah dari kita. Sebab, bisa jadi orang yang kita anggap lemah suatu saat bisa
lebih kuat dan sanggup mengalahkan kita. Oleh karena itu seyogyanya kita perlu
bersikap rendah hati. Karena kerendahan hati merupakan sikap yang mulia yang
patut dimiliki untuk menggapai cita-cita dan tetap bertahan di puncak.
Komentar
Posting Komentar