Langsung ke konten utama

Minuman Kecerdasan


Kopi merupakan sebuah tanaman yang berasal dari hutan dataran tinggi ethiopia. Tanaman pertama ditemukan tumbuh liar di daerah kaffa, asal mula nama kopi berasal. Kata “caffe” resmi menjadi bahasa pada tahun 1589 yang berasal dari bahasa belanda, “koffie”. Sedangkan “koffie” di pinjam dari turki “kahve” yang berasal dari bahasa “Qahwah”.
Sebuah legenda populer bercerita tentang seorang gembala kambing bernama kaldi pada abad ke-9. Suatu hari dia melihat kambing-kambingnya berprilaku aneh. Kambingnya menjadi lebih berenergi, saling berkejaran, dan mengembik dengan keras. Ia melihat mereka sedang makan buah merah dari semak-semak di dekatnya.
Merasa lelah dan sedikit penasaran, kaldi memutuskan mencoba beberapa buah ia pun menjadi segar kembali. Kisah tertulis mengenai kaldi baru muncul dalam manuskrip bertahun 1671. alih-alih memakan buah kopi begitu saja, biji kopi direbus sehingga tercipta al-qahwa. Kaum sufi di yaman meminum al qahwa dengan alasan yang sama dengan kita saat ini, yakni agar tetap terjaga saat berzikir dan shalat malam.
Imam ahmad bin ali al-subki berkata: manfaatnya kopi yaitu kira-kira untuk membuat semangat ibadah dan pekerjaan penting juga menghancurkan makanan agar tidak masuk angin dan juga berhasiat mengurangi lendir dahak yang berlebihan.
Berpijak dari kaidah minuman yang kecerdasan yang berupa setiap sesuatu yang bisa mengurangi lendir dahak dan mengurangi kadar air yang berlebihan pada tubuh maka akan membuat berdampak kuatnya hafalan. Dan sesuatu yan memperbanyak lendir dahak, akan membuat orang jadi pelupa, maka mencakup juzziyat (bagian) yang dapat mengurangi lendir (bulghom) yaitu kopi. Dengan demikian kopi dianggap bisa mencerdaskan otak sebagaimana yang dikatakan oleh imam ahmad assubki.
Jika di kaji lebih dalam, maka pada biji kopi terdapat zat-zat kimia yang di antaranya: Kafein,Trigonelin, Protein dan asam amino, Karbohidrat, Asam alifatik(asam karboksilat), Asam klorogenat, Lemak dan turunannya, Glikosida, Mineral, Komponen volatil.
Zat kafein inilah yang nantinya akan menimbulkan suatu rangsangan ke dalam fikiran, sehingga akan memacu kemampuan berfikir otak manusia.
Kopi merupakan Salah satu tumbuhan yang mengandung kafein. Salah satu manfaat dari zat kafein adalah sebagai kelompok senyawa metilsantin , tidak hanya itu saja kopi juga mengandung senyawa trofilin dan teobromin. Kafein memang masuk dalam golongan zat yang punya kemampuan menstimultan otak.
Mengapa kafein dapat mempertajam daya ingat? Salah satu yang membuat orang mudah tidur adalah peran senyawa adenosin dalam sel otak, jika zat ini terikat oleh receptornya, secara otomatis akan memperlambat aktivitas sel tubuh, juga menyebabkan pembesaran pembuluh darah. Kafein dapat menyaingi fungsi adeenosin, terutama dalam membuat ikatan dengan receptor. Kafein tidak akan memperlambat gerak tubuh, seiring makin banyaknya kafein yang terserap masuk, lambat laun sel tubuh tidak akan merespon terhadap perintah-perintah adenosin, karena receptor di otak lebih sibuk bergumul dengan kafein. Kafein membalikkan semua pola kerja adenosin, yang dapat menimbulkan rangsangan terhadap susunan saraf otak, sehingga mengakibatkan daya pikir menjadi lebih tajam. Kafein dapat mencapai otak dan masuk sistem saraf melalui aliran dalam waktu 15 menit setelah minum kopi


Dalam tarikh ibnu toyyib dikatakan:
Kopi adalah penghilang kesusahan pemuda, senikmat-nikmatnya keinginan bagi engkau yang sedang mencari ilmu. Kopi adalah minuman orang yang dekat pada allah. Di dalamnya ada kesembuhan bagi para pencari hikmah diantara manusia. Kopi di haramkan bagi orang bodoh yang mengatakan keharamanya dengan keras kepala.
Kesimpulannya, kopi merupakan minuman para sufi yang digunakan untuk taqarrub, mendekatkan diri kepada allah yang mana memiliki banyak faedah baik secara rohani ataupun medis.
Secara rohani kopi memiliki beberapa faedah, sebagaimana yang yang disampaikan asy-syaikh ibnu hajar al-haitami dalam syairnya: lalu ketahuilah duhai hati yang gelisah bahwa kopi ini telah dijadikan oleh ahli shafwah (orang-orang yang bersih hatinya) sebagai pengundang akan datangnya cahaya dari rahasia tuhan, penghapus kesusahan. Asy-syaikh abdul mu’thiy bin hasan bin Abdullah bin Ahmad Bakatsir Al-hadramiy menyampaikan dalam bait syairnya. Sebagaiman berikut: kopi memang hitam tapi menyalakan semangat, bahkan memancarkan cahaya. Hitamnya kopi membuat hati orang-orang kelas tinggi memutih, sehingga mereka terpuji melebihi kebanyakan manusia
Dari aspek medis( kedokteran kuno/modern). Pada awal abad ke-10, ibnu shina dan Ar-razi menyebutkan beberapa sifat medis kopi, namun kedua penulis menggunakan nama bunn, istilah ini digunakan oleh Al-Razi , yang diakui sebagai keterangan tertulis pertama dari sifat obat kopi. Dia menunjuk pada kacang dan pohon itu sebagai bunn dan minumannya sebagai bunchum, dimana ia menambahkan baik untuk perut. Tak lama setelah dia sekitar tahun 1000, ibnu shina juga menyebutkan manfaat bunchum, menyatakan bahwa kopi menguatkan anggota tubuh, membersihkan kulit dan memberikan bau semerbak untuk seluruh tubuh.
Secara kedokteran modern “kopi manis membuat kerja otak lebih baik”. Kombinasi kopi dan gula dapat membuat kerja otak menjadi lebih efektif. Kopi tanpa gula di ketahui bisa membut otak dan stamina lebih terjaga karena kandungan kafeinnya. Kafein merupakan stimulant dari pembngkit stamina sehingga sering dicampurkan dalam minuman berenergi.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Paradoks James Stockdale ·     The Stockdale Paradox adalah konsep yang dipopulerkan oleh Jim Collins dalam bukunya Good to Great. ·     James Stockdale, merupakan mantan kandidat wakil presiden, perwira angkatan laut dan tawanan perang Vietnam. ·     Inti utama gagasan ini adalah “Anda perlu menyeimbangkan realisme dengan optimisme”. Dalam paradoks, kita sering menemukan beberapa hikmah yang sangat besar. Kesulitan dalam memahami suatu paradoks berasal dari sebuah kenyataan bahwa ketika hal itu didengar sebagai pepatah dalam beberapa bentuk verbal, hal itu bertentangan dan tidak bisa dipahami secara intuitif. Dalam hal Ini yang ingin dikatakan, bahwa paradoks paling baik dipahami melalui pengalaman. The Stockdale Paradox merupakan sebuah konsep yang menurutnya membutuhkan beberapa lompatan mental. Paradoks ini pertama kali dikemukakan oleh Jim Collin, dalam bukunya Good to Great , buku tentang self-help dan kepemimpinan ...

kemana Setelah UN?

Kemana Setelah UN? Pelaksanaan ujian nasioanal 2019 sebagaimana yang di jadwalkan oleh Kemendikbud sejatinya berakhir pada tanggal 08 april 2019. Bagi semua siswa kelas XII, masa-masa seperti ini merupakan saat-saat terakhir bagi mereka menggunakan seragam putih abu-abu. berakhirnya ujian nasioanal ini bukanlah akhir dari segalanya, akan tetapi ini merupakan awal yang baru untuk memulai sesuatu, yang tentunya nanti akan memunculkan pertanyaan “ kemana setelah lulus SMA”? Pertanyaan seperti itulah terkadang yang sering muncul di benak para pelajar yang baru selesai dari bangku SMA. Tidak banyak dari mereka yang kebingunan akan tujuan kemana mereka setelah UN. Apakah mereka akan melanjutkan Pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, atau mencari lapangan pekerjaan, atau melaksanakan walimahan alias menikah? Sekarang saatnya kamu menjawab pertanyaan tadi, yang belum kamu temukan jawabannya, yaitu pertanyaan, "Mau ke mana, sih, kamu?" Jawaban pertanyaan ini menentukan apa...

What is a Life Philosophy?

Di dalam kamus, filsafat didifinisikan sebagai suatu sistem nilai oleh sesuatu   yang hidup. Karena itu, filsafat tidak lain adalah pikiran, prinsip dan pedoman dimana kita hidup. Sebuah filosofi menjadi seperangkat prinsip yang telah teruji oleh waktu, untuk mencapai kesuksesan dalam hidup. Sangat sering, kita tidak tahu apa filosofi hidup kita, tetapi faktanya adalah bahwa kita telah menjalani kehidupan berdasarkan beberapa nilai dan beberapa prioritas. Secara tidak sadar kita telah memiliki filosofi, akan tetapi kita belum mengidentifikasi apa filosofi kita ini. K ita belum memilih filosofi; kita memiliki hanya sekedar menjadi cara hidup kita. Saat kita tumbuh dari masa kanak-kanak ke remaja, dari sekolah, teman sebaya, dan dari rumah, kita cenderung memilih kepercayaan dan nilai-nilai tertentu, dan seluruh hidup kita dibangun di atas hal itu. Ada beberapa orang yang tidak tahu filosofi mereka , mereka hanya menjalani hidup sebagaimana adanya. Sedangkan orang la...